Pelita Prabu Datangi Kantor Bupati, Minta Mendagri Lanjutkan Kepemimpinan Sugeng di Tapteng
Pandan, Pijar Tapanuli - Ratusan massa dari Pelita Prabu mendatangi kantor Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat, (25/10/2024), mereka meminta agar Mendagri melanjutkan kepemimpinan Sugeng Riyanta menjadi Pj. Bupati Tapteng.
Ketua Pelita Prabu Sudirman Halawa yang juga sebagai orator aksi menyampaikan, bahwa pihaknya sangat menyayangkan DPRD Tapteng yang menyurati Mendagri untuk tidak memperpanjang masa tugas Sugeng Riyanta sebagai Pj. Bupati.

"Perlu diketahui, bahwa Sugeng Riyanta sudah melakukan banyak hal di Tapteng ini, untuk itu Pelita Prabu perlu akan membuka mata dan telinga kalian (DPRD)," ujar Sudirman.
Mereka, lanjut Sudirman, tidak menyadari apa yang sudah dilakukan Sugeng Riyanta. Maka Pelita Prabu perlu hadir untuk membuka propoganda yang sengaja dilakukan mereka.
"Salah satu contoh kecil saja, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) tidak dianggarkan di APBD, namun Sugeng bisa sukses menggalang dana dari berbagai pihak demi rakyat," sebutnya.

Dikesempatan itu, massa Pelita Prabu langsung diterima Sekdakab Tapteng Erwin Hotmansah Harahap yang saat itu mendapat pengawalan dari personel Polres Tapteng.
Massa Pelita Prabu membacakan sekilas surat mereka yang disampaikan Sudirman Halawa yang menegaskan, pada Pemilu 14 Februari 2024 saat pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta DPR, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten Tapteng, Sugeng berhasil menjalankan netralitas ASN dan seluruh Kades yang ternyata selama ini sudah berpolitik praktis, terstruktur, masif dan dipertontonkan dengan gamblang.
"Terbukti, dengan nyata Pj. Sugeng menindak para pejabat yang terlibat, salah satunya memberhentikan Herman Suwito dari jabatannya sebagai Sekda dan beberapa Kadis," katanya.

Menurutnya, ketegasan Pj. Bupati mampu meminimalisir segala bentuk kecurangan yang menodai demokrasi di Tapteng, rakyat dapat menentukan pilihannya sendiri pada Pemilu itu.
Kemudian, lanjut Sudirman, Pj. Bupati berhasil menginisiasi dan meluncurkan pembangunan RTLH bukan dari APBD, akan tetapi merupakan bantuan pribadi, bantuan Tunas Muda Adhyaksa Kejaksaan Agung RI, bantuan CSR dan banyak lagi hasil donasi dari berbagai pihak.
"Selama Pj. Bupati Sugeng, penyelenggaraan pelayanan publik berjalan dengan baik, bebas dari praktik KKN, tanpa ada penekanan, intimidasi serta membuka ruang kepada seluruh masyarakat Tapteng untuk menyampaikan saran dan masukan terkait pelayanan publik dijajaran Pemkab Tapteng," cetusnya.

Setelah orator aksi Sudirman Halawa membacakan surat Pelita Prabu dan sekaligus menandatanganinya. Ia pun menyerahkan surat itu kepada Sekda Erwin Hotmansah Harahap agar nantinya diserahkan kepada Presiden RI melalui Mendagri.
Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, tuntutan dari Pelita Prabu akan disampaikan ke Kemendagri.
"Bahwa pada tanggal 31, Minggu depan Pj. Bupati Tapteng Sugeng Riyanta akan memaparkan kinerja triwulan ke-4 ke Kemendagri, pada kesempatan tersebut tuntutan Pelita Prabu akan disampaikan ke Kemendagri.

Usai mendapat penjelasan dari Sekda, selanjutnya massa Pelita Prabu menuju kantor DPRD Tapteng. Disana mereka mengantungkan spanduk dipagar kantor tersebut yang isinya Pelita Prabu siap mendukung keberlanjutan kepemimpinan Pj. Bupati Sugeng Riyanta dan selanjutnya membubarkan diri. (7la)