Baru tonggo Raja, Rumah milik Alm Niger Silalahi, Diterjang Longsor, Sempat Mengungsi, Semua Keluarga Selamat
Sibolga, Pijar Tapanuli - Nasib pilu di alami keluarga (alm) Niger Silalahi/(alm) E Br Silalahi, terutama anak nomor 2 Bonar Silalahi (30) warga jl Oswald Siahaan no 28 Pintu Angin kelurahan Sibolga Ilir kecamatan Sibolga Utara kota Sibolga yang baru melakukan tonggo raja (pertemuan persiapan pesta kawin) sabtu (11/6) di rumahnya sekira pukul 12.00 wib, namun naas, usai tonggo raja, sekira pukul 19. 45 wib rumah tersebut diterjang longsor.
Amatan Pijar Tapanuli, sebelum pelaksanaan tonggo raja di rumah tersebut, sekira pukul 11.30 wib hujan turun dengan derasnya, hingga pelaksanaan tonggo raja selesai pukul 14 wib, dan sekitar pukul 14.30 wib, longsoran pertama terjadi di belakang rumah tersebut, disusul longsoran kecil lainnya hingga pukul 15.30 wib akibat longgsoran itu menyebabkan lumpur memasuki rumah tersebut, dan kerabat lainnya yang sebelumnya masih berada di dalam rumah, langsung berhamburan lari kedepan rumah seberang jalan hingga menyisakan keluarga terdekat di dalam rumah.
Walaupun keluarga terdekat berupaya untuk membersihkan lumpur yang memasuki rumah, namun semua terasa sia sia karena lumpur tersebut tidak habis habisnya memasuki rumah, sehingga sekitar pukul 19 wib keluarga bonar Silalahi mengungsi ke sibuluan dan sekitar pukul 20 wib terjadi longsoran besar dari arah gunung hingga membawa pohon kelapa besar, yang langsung menghantam rumah tersebut hingga menjebol dinding dàpur, dinding ruang tamu dan menjebol pintu depan rumah itu, serta menimbun barang barang yang berada di ruang tamu termasuk lemari dan 3 unit sepeda motor yang disimpan diruang tamu ikut tertimbun longsor hingga menutupi ruang lantai I.
Menurut keluarga dekat Bonar silalahi kepada pijar tapanuli, Milson Silalahi SE menyampaikan Jika memang tidak secepatnya keluarga keluar dari rumah tersebut dikawatirkan yang tinggal dirumah tersebut akan tertimpa longsoran.
"Sudah tidak punya ayah dan ibu lagi dan bonar berniat akan melangsungkan pernikahan tanggal 25 juni 2022 namun saat tonggo raja marga silalahi dilaksanakan alam pun tidak berpihak padanya , hingga menyebabkan rumah peninggalan kedua orang tua nya hancur diterjang longsor. (Son)